Proses Pengadukan Beton Sesuai Standar

Pengadukan material beton berdasarkan lokasi terbagi menjadi dua, yaitu (1) pencampuran di lapangan (on site) dan (2) beton yang diaduka di batching plant dan harus dibawa kelapangan (ready mix).Sesuai dengan SNI 03-3976-1995, proses pengadukan beton di lapangan diatur dengan beberapa ketentuan sebagai berikut :

  • Beton harus diaduk sedemikian hingga tercapai penyebaran bahan yang merata dan semua hasil adukannya harus dikeluarkan sebelum mesin pengaduk diisi kembali.
  • Perekaman data yang rinci harus dilakukan terhadap :
  • Pengadukan harus dilakukan tidak kurang dari 1-1/2 menit untuk setiap lebih kecil atau sama dengan 1 m3Waktu pengadukan harus ditambah ½ menit untuk setiap penambahan kapasitas 1 m3 adukan.
  • Pengadukan harus dilanjutkan minimal 1-1/2 menit setelah semua bahan dimasukkan ke dalam mesin pengaduk (atau sesuai dengan spesifikasi alat pengaduk).
  • Selama pengadukan berlangsung, kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru.
  • Kekentalan beton harus disesuaikan dengan jarak pengangkutan.
  • Bila produksi beton dilakukan oleh perusahaan beton siap pakai, maka keseragaman pengadukan harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
  • Waktu dan tanggal pengadukan dan pengecoran;
  • Proporsi bahan yang digunakan;
  • Jumlah batch-adukan yang dihasilkan;
  • Lokasi pengecoran akhir pada struktur.

Sicoma Indonesia menjual berbagai alat manufaktur mesin beton, antara lain sicoma batching plant, sicoma spare part, concrete batching plant, sicoma mixer, sicoma stone crusher dan DKTEC Hydraulic Breaker & Attachments.

Sicoma distributor tersebar di seluruh Indonesia seperti jual sicoma Jakarta, jual sicoma Bandung, jual sicoma Surabaya, dan kota-kota lainnya.

Proses Pengadukan Beton Sesuai Standar
Phone
Email