mengenal lebih dalam tentang batching plant

Batching plant biasanya berukuran lebih besar daripada batcher. Alat ini merupakan satu kesatuan yang terdiri atas beberapa unit agregat dan semen. Alat ini bisa bekerja manual, semi otomatis, dan otomatis.Agregat pada bacthing plant bisa diletakkan pada staple material atau storage bin:

  • Staple material adalah tempat penyimpanan agregat, di mana setiap jenis material dipisahkan oleh dinding.
  • Storage bin adalah bak-bak penampungan material yang memiliki pintu di bagian bawah.

Baik pada staple material maupun storage bin, agregat dipisah menjadi empat bagian, yaitu butiran kasar (split), butiran menengah, butiran halus, dan pasir .Khusus semen ditempatkan dalam cement silo, yakni tabung yang tertutup rapat, sehingga semen selalu dalam kondisi kering . Saat pencampuran, agregat dikeluarkan dari pintu di bagian bawah storage bin. Pada batching plant yang menggunakan staple material, maka agregat dipindahkan dengan menggunakan dragline.

Agregat pada storage bin maupun staple material lalu ditimbang. Semen lantas dikeluarkan dari silo melalui pintu bagian bawah, kemudian juga ditimbang.Hasil pencampuran dari batching plant dapat diangkut ke proyek menggunakan truck mixer maupun mixing plant. Kapasitas mixer bervariasi, mulai dari 0,1 m3 hingga 9,2 m3.Mixing plant biasanya diletakkan bersebelahan dengan batching plant. Ada mixing plant yang dapat dipindahkan, tetapi ada juga yang bersifat statis.

Sicoma Indonesia menjual berbagai alat manufaktur mesin beton, antara lain sicoma batching plant, sicoma spare part, concrete batching plant, sicoma mixer, sicoma stone crusher dan DKTEC Hydraulic Breaker & Attachments.

Sicoma distributor tersebar di seluruh Indonesia seperti jual sicoma Jakarta, jual sicoma Bandung, jual sicoma Surabaya, jual sicoma Kalimantan, jual sicoma Sumatera, jual sicoma Sulawesi, dan kota-kota lainnya.

mengenal lebih dalam tentang batching plant
Phone
Email