Pembagian Beton Berdasarkan Jenisnya

Penggunaan beton di bidang konstruksi memiliki banyak fungsi untuk mempertahankan ketahanan bangunan.beton memiliki bahan material yang dapat mempengaruhi kualitas beton. Penggunaan beton juga sangat beragam sehingga dapat dibedakan beberapa jenisnya berikut ini:

Beton ringan

Beton ini merupakan jenis beton yang memiliki berat paling ringan apabila dibandingkan dengan beton biasa. Penggunaan agregat yang dibutuhkan untuk menghasilkan beton ringan juga agregat jenis ringan.

Agregat yang digunakan dalam pembuatan beton meliputi, lempung slates, pembakaran shale, residu slag, residu batu bara dan bahan hasil pembakaran vulkanik.

Ukuran berat dari agregat yang dugunakan berkisar 800 hingga 1800 kg/m3. Apabila ukuran berat agregat didasarkan atas penggunaan struktur berkisar 1400 kg/3.

Sedangkan berdasarkan SNI 08-1991-03 maka kekuatan tekan yang diperlukan sekitar 28 hari dengan kekuatan 8,89 Mpa-17,24 Mpa.

Beton normal

Beton ini memakai bahan material berupa agregat pasir dan split. Agregat pasir digunakan sebagai agregat halus. Sedangkan, split dijadikan sebagai agregat kasar. Hal ini membuatnya memiliki berat jenis antara 2200 kg/m3-2400 kg/m3. Ukuran kuat tekannya mencapau 15-40 Mpa.

Beton berat

Penggunaan bahan material yang digunakan berasal dari agregat yang memiliki ukuran berat isian lebih besar dibandingkan ukuran beton normal atau lebih dari ukuran 2400 kg/m3.

Beton dengan jenis ini dapat dihasilkan dari penggunaan agregat yang memiliki berat jenis lebih besar dibandingkan berat normal.

Beton Massa

Beton jenis ini dapat digunakan untuk pengerjaan beton yang lebih besar dan masif. Beberapa pengaplikasiannya dilakukan pada proses pembangunan bendungan, pondasi, jembatan maupun kanal.

Beton Ferro cement

Bahan gabungan yang dihasilkan dari pemberian tulangan dengan bentuk mirip seperti kawat baja yang dianyam. Hal ini dilakukan untuk memberikan kekuatan daktil dan tarukan pada mortar semen.

Beton serat

Beton ini merupakan bahan komposit berasal dari kombinasi antara beton dengan bahan-baha lainnya menyerupai serat. Fungsi dari penggunaan serat dapat mencegah keretakan pada beton. Hal ini dapat membuat beton menjadi lebih daktil dibandingkan beton biasa.

Sicoma Indonesia menjual berbagai alat manufaktur mesin beton, antara lain sicoma batching plant, sicoma spare part, concrete batching plant, sicoma mixer, sicoma stone crusher dan DKTEC Hydraulic Breaker & Attachments.

Sicoma distributor tersebar di seluruh Indonesia seperti jual sicoma Jakarta, jual sicoma Bandung, jual sicoma Surabaya, jual sicoma Kalimantan, jual sicoma Sumatera, jual sicoma Sulawesi, dan kota-kota lainnya.

Pembagian Beton Berdasarkan Jenisnya
Phone
Email